The Naked Traveler 2 (Cetakan Kedua Februari 2010) :
Selama ini, kebanyakan isi tulisan perjalanan di
media hanyalah tentang sesuatu yang indah-indah. Kita serasa disodori
brosur yang menggunakan bahasa berbunga-bunga dan foto-foto hasil
rekayasa digital agar pembaca tergerak untuk mengunjungi tempat
tersebut. Padahal traveling tidak selalu enak dan nyaman. Suatu tempat
tidak selalu indah dan bagus. Kenangan perjalanan yang paling diingat
Trinity pun bukanlah tentang keindahan arsitektur suatu bangunan atau
putihnya pasir pantai, tapi pesawat yang delay atau orang lokal yang
tidak ramah. Pengalaman (yang sering tidak terduga) saat melakukan
perjalanan jauh lebih berwarna. Seperti kata pepatah: it’s not the
destination, but the journey.
No comments:
Post a Comment