Rapture in Death (Cetakan Kedua Maret 2009) :
Mereka meninggal dengan senyuman. Tiga kematian
yang terlihat sebagai kasus bunuh diri: insinyur cemerlang, pengacara
yang membela siapa pun yang bisa membayarnya, dan politisi
kontroversial. Tiga orang yang tidak saling mengenal, tidak memiliki
kesamaan apa-apa -- tapi sama-sama tidak punya alasan kuat untuk bunuh
diri. Letnan Polisi Eve Dallas menganggap kematian mereka mencurigakan.
Dan firasatnya terbukti benar ketika hasil autopsi menunjukkan bekas
luka bakar kecil di otak para korban. Itu sekadar keabnormalan genetika
atau pembunuhan berteknologi tinggi? Penyelidikan Eve mengarah ke dunia
permainan virtual-reality, karena teknik yang digunakan untuk
menciptakan kegembiraan dan kenikmatan dapat mengubah pikiran menjadi
senjata untuk memusnahkan diri sendiri...
No comments:
Post a Comment